Di bidang Industri, teknologi ini
sangat membantu dalam pengambilan, pengumpulan (akuisisi), pengolahan,
penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi. Tercakup dalam
definisi teknologi tersebut adalah semua perangkat keras, perangkat
lunak, kandungan isi, dan infrastruktur komputer maupun
(tele)komunikasinya. Ia tidak terbatas pada hal-hal seperti proses,
perangkat lunak komputer, sistem informasi, perangkat keras, bahasa
program , atau data konstruksi. Beberapa tugas yang TI lakukan dalam
bidang Industri termasuk didalamnya manajemen data, jaringan, rekayasa
perangkat keras komputer, database, desain perangkat lunak, serta
manajemen dan administrasi sistem secara keseluruhan.
Hilbert dan Lopez dalam bukunya The World’s Technological Capacity to Store, Communicate, and Compute Information mengidentifikasi
kecepatan eksponensial perubahan teknologi ini (semacam hukum Moore):
mengatakan bahwa mesin ‘aplikasi-spesifik untuk menghitung kapasitas
informasi per-kapita memiliki sekitar dua kali lipat setiap 14 bulan
antara 1986-2007; kapasitas per-kapita di dunia komputer tujuan umum
telah dua kali lipat setiap 18 bulan selama dua dekade yang sama. Adapun
kapasitas telekomunikasi global per-kapita dua kali lipat setiap 34
bulan; kapasitas penyimpanan dunia per kapita yang dibutuhkan sekitar 40
bulan untuk menggandakan (setiap 3 tahun); dan informasi siaran per
kapita telah dua kali lipat sekitar setiap 12,3 tahun’.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar