DASAR-DASAR PENGGUNAAN INTERNET/INTRANET
A. Pengertian Internet dan IntranetBeberapa pengertian internet :
- Internet adalah sumber daya informasi yang menjangkau seluruh dunia di mana antara satu computer dengan computer lain di dunia dapat saling berhubungan atau berkomunikasi.
- Internet adalah kumpulan computer yang terhubung yang satu dengan yang lain dalam sebuah jaringan yang sangat luas. Secara fisik disebut sebagai jarring laba-laba (The Web) yang menyelimuti bola dunia dan terdiri atas titik-titik (node) yang saling berhubungan. Noda bisa berupa computer, jaringan lokal atau peralatan komunikasi, sedangkan garis penghubung antar simpul disebut sebagai tulang punggung (backbone) yaitu media komunikasi terrestrial (kabel, serat optic, microwave, radio link) maupun satelit. Node terdiri atas pusat informasi dan database, peralatan computer dan perangkat interkoneksi jaringan serta peralatan yang dipakai pengguna untuk mencari, menempatkan dan atau bertukar informasi di internet.
- Dari sisi teknis, internet atau international networking merupakan dua komputer atau lebih yang berhubungan membentuk jaringan komputer hingga meliputi jutaan komputer di dunia (Internationl), yang saling berinteraksi dan bertukar informasi.
- Dari segi ilmu pengetahuan, internet merupakan sebuah perpustakaan besar yang di dalamnya terdapat jutaan (bahkan milyaran) informasi atau data yang berupa teks, graphic audio maupun animasi dan lain-lain dalam bentuk media elektronik.
- Dari segi komunikasi, internet adalah sarana yang sangat efisien dan efekif untuk melakukan pertukaran informasi jarak jauh, maupun di dalam lingkungan perkantoran.
Pengertian intranet
Intranet adalah konsep LAN yang mengadopsi teknologi internet, diperkenalkan pada akhir tahun 1995. khoe Yao Tung (1997) mengatakan intranet adalah LAN yang menggunakan standar komunikasi dan segala fasilitas internet diibaratkan berinternet dalam lingkungan lokal. Intranet umumnya juga terkoneksi ke internet, sehingga memungkinkan pertukaran informasi dan data dengan jaringan, intranet lainnya (Inaternetworking) melalui backbone internet.
Kompatibilitas intranet (sebagaimana internet) sangat tinggi terhadap sistem lainnya, sehingga mudah diterapkan, dipelajari, dikembangkan, dan dikonfigurasi ulang. Dukungan aplikasi, program, dan sistem operasi yang luas akibat dari popilaritas internet menjadikan intranet sebagai masa depan LAn. Keistimewaan fasilitas intranet yang tidak terdapat pada jaringan lokal (LAN) konvensional adalah :
- Tampilan WEB (garis, multimedia) pada sistem operasi, navigasi, aplikasi maupun databasenya.
- Fasilitas standar internet : surat elektronik (E-mail),transfer file (FTP), emulasi terminal jarak jauh (Telnet,Rlogin), pengendalian peralatan network jrak jauh (SMNP)
- Aplikasi internet yang kaya seperti search engine, mailing list, newsgroup, archive, gopher, wais dan sebagainya
- Script programming universal Common Gateway Interface (CGI), Perl, Visual Basic, C, dan Jave yang mendukung operasi database
- Dukungan integrasi database dan kompatibilitas dengan peraangkat lunak yang telah ada seperti dengan Foxpro, SQL maupun Oracle.
- Teknologi LAN seperti manajemen database, sistem terdistribusi, client server, sharing resource and peripheral tetap dipertahankan.
Drew Heywood (1996) menerangkan bahwa sejarah internet bermula pada waktu akhir decade 60-an saat Departemen Pertahanan AS atau United States Departement of Defense (DoD) memerlukan standar baru untuk komunikasi internet working. Standar yang mampu menhubungkan segala jenis computer di DoD dengan computer milik kontraktor militer, organisasi penelitian dan ilmiah di universitas. Jaringan ini harus kuat, aman, dan tahan kerusakan, sehingga mampu beroperasi di dalam kondisi minimum akibat bencana atau perang.
Tahun 1969 Advanced Research Project Agency (ARPA) dibentuk tugasnya melakukan penelitian jaringan computer mempergunakan teknologi packet switching. Jaringan pertama dibangun untuk menghubungkan 4 tempat, yaitu Stanford Research Institute (SRI), University of California at Santa Barbara (UCSB), University California at Los Angeles (UCLA)dan University of Utah (Utah). Hingga tahun 1972 jaringan ini telah menghubungkan lebih dari 20 host dan disebut sebagai ARPANet. ARPANet kemudian menjadi backbone internetworking, institusi pendidikan, penelitian, industri dan kontraktor terutama yang berkaitan dengan jaringan militer (MILNet).
Tahun 1986 ARPANet mulai dikomersilkan dengan mengisolasikan jaringan militer. National Science Foundation (NFS) kemudian membiayai pemborongan backbone ARPANet menjadi backbone internet komersil dan dikelola oleh Avanced Network Service (ANS). Menurut Andrew S. tanenbaum (1996) andil besar dalam perwujudan internet adalah tegabungnya jaringan regional seperti SPAN (jaringan fisikan energi tinggi), BITNET (jariangan mainframe IBM), EARN (jaringan akademis Eropa dan digunakan pula di Eropa Timur) dan ditambah dengan sejumlah link transatlantic yang beroperasi pada 64 Kbps-2 Mbps pada tahun 1988.
Menurut Khoe Yao Tung (1997), jaringan pendukung internet diseluruh dunia sebagai berikut :
- Amerika didorong oleh NFS – ANSNet dan CO+RE (jaringan nonprofit terbatas) yang bekerja sama dengan Commercial Internet Exchange (CIX) serta Sprint (perusahaan telekomunikasi umum) tahun 1990. Pengesahan RUU NREN (National Research and Education Network)oleh Kongres Amerika pada Desember 1991. Ditambah 8 aliansi jaringan regional yang tergabung dalam The Corporation for MYSERNet, SURANet dan WestNet. CoREN bekerja sama dengan perusahaan telekomunikasi komersial MCI.
- Kanada dengan jaringan backbone nasional CA*Net
- Australian Academic and Research Network (AARNet)
- The Europe Backbone (EBONE) dan The European UNIX Network (EUNet) dan RIPE organisasi jaringan e-mail Eropa
- Jepang memiliki Widely Integrated Distributed Environment (WIDE), Today International Science Network (TISN), Japan Academic Interuniversity Network (JAIN), dan Japan UNIX Network (JUNET), Kebanyakan bekerjasama dengan jarinngan telekomunikasi komersial AT&T perwakilan Jepang yang disebut dengan SPIN. Pelayanan lain yang bersifat internasional adalah intercom International KK (IIKK) dan internet Initiative Japan (IIJ), yang berasosiasi dengan WIDE untuk menhediakan jaringan internet di kawasan Asia, termasuk jaringan penelitian dan pendidikan untuk kawasan Asia (disponsori oleh NEC, IIJ dan WIDE) yang disebut AI3 (Asia Internet Interconnection Initiative) yang mengembangkan teknologi satelit komunikasi Ku Band
- Belakangan muncul ABONE (Asia Backbone) yang didirikan oleh konsorsium negara-negara diAsia seperti Jepang, Korea, Thailand, Malaysia, Singapura, Indonesia, dan Hongkong. Interkoneksi dunia tersebut memakai jaringan serat optic antar benua berkapasitas + 45 Mbps. (T3+) dan jaringan satelit telekomunikasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar